Gelper di Simpang Dam Beroperasi Lagi, Diminta Pada Instansi Terkait Tindak Tegas

BERLAYARINFO.com – Batam -, Perjudian jenis Gelper di Simpang DAM, Kecamatan SEI Beduk, Kota Batam Kepri, sebelumnya telah ditertibkan oleh aparat penegak hukum (APH) Mulai dari Polda Polresta Barelang hingga Polsek setempat. dengan menerjunkan tim serta alat berat untuk menghancurkan lokasi-lokasi judi tersebut.

Namun, anehnya jenis judi Gelper itu kembali beroperasi di lokasi itu tanpa ada tindakan dari aparat penegak hukum dan membuka secara diam-diam, anehnya ada aparat yang berbaju loreng yang menjaga di depan di lokasi K ketika awak media terjun kelapangan.

Salah seorang masyarakat setempat yang tau mau sebut namanya kepada awak media, Senin (06/11/2023) pukul 02.30 malam, menjelaskan, bahwa praktek perjudian Gelper di wilayahnya kembali beroperasi tanpa ada tindakan dari aparat penegak hukum,

“Kami masyarakat sebenarnya diprank aja, dimana lokasi judi itu sebelumnya sudah ditertibkan oleh aparat gabungan, namun kalau kami bersuara  kami tak nyaman disini  bang, karena pengusaha Gelper itu diduga dibackup oleh oknum-oknum tertentu, sekarang ada 2 titik sekarang bang yang sudah buka, K dan M,” bebernya.

“Sampai kapan masyarakat disini diprank terkait hal ini di Batam ini, bukankah Pak Kapolri  telah menegaskan agar adanya keseriusan dalam menindak tegas segala bentuk perjudian tanpa pengecualian, namun sepertinya bagaikan sebuah sinetron atau aksi prank aja,” sambung dia.
Kepada bapak Kapolda dan Kapolresta barelang kami minta untuk menanggapi situasi yang ada di dalam kampung Aceh atau tepat berada di kecamatan SEI beduk.

Ada apa di balik ini semua ? Kok bisa beroperasi lagi ya Gelper di kampung aceh Simpang Dam..??

pihak penegak hukum seakan menutup mata.

Hal ini akan terus kami telusuri dan mengkonfirmasi kepada pihak-pihak terkait, mulai dari Polsek Setempat, ke Polresta Barelang hingga ke Kapolda nantinya.

Part I

Tim Liputan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *