Gelper Sky City Pujabari Jodoh Kota Batam Beroperasi Lagi, Diduga Terindikasi Praktik Perjudian

BERLAYARINFO.com – Batam. Bapak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo telah memerintahkan kepada jajarannya di Mabes Polri hingga Polda dan Polres di seluruh Indonesia untuk memberantas habis aktivitas yang terindikasi judi.

Perintah Kapolri meminta, agar semua pemain dan bandar yang diduga mengandung praktik perjudian supaya diberantas baik jenis judi online maupun konvensional termasuk “bekingan-nya”.

Saat ini, diduga bahwa perintah Bapak Kapolri tidak dihormati bahkan dilanggar oleh arena gelanggang permainan (Gelper) Sky City Pujabari Jodoh Kota Batam di Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau, yang mana lokasi tersebut mengandung unsur praktik perjudian.

Menurut pengataman media ini, puluhan unit mesin dioperasikan di tempat ini, diantaranya ada meja ikan, meja piala, meja buble, meja buah. Biasanya mesin-mesin seperti jenis tersebut sangat lahap menyedot isi kantong puluhan juta rupiah dalam waktu sebentar saja bisa disedot ludes tanpa tersisa.

Salah seorang pengunjung pulang dengan sedih, kecewa karena uang mulik pribadinya ke sedot di Sky City Pujabari Jodoh Kota Batam hingga 12 juta di meja ikan Gelper Sky City Pujabari Jodoh Kota Batam.

Awak media sempat bertanya kepada seorang bapak pengunjung Sky City Pujabari Jodoh Kota Batam, karena pada saat keluar dari arena tersebut kelihatan sedih dan kecewa.

“Saya hanya dapat segelas teh obeng gratis, namun uang saya ludes 12 juta ditelan mesin Gelper Sky City Pujabari Jodoh Kota Batam,” ujar pengunjung yang pulang penuh rasa kecewa itu dan yang tidak menyebutkan namanya itu.

Pandangan Hukum BERLAYARINFO.com tentang Jerat bagi Pimpinan Perusahaan Penyedia Arena Permainan Judi.

Pasal 303 KUHP  (1), disebutkan bahwa dengan hukuman penjara selama-lamanya sepuluh tahun atau denda sebanyak-banyaknya dua puluh lima juta rupiah dihukum. Barangsiapa dengan tidak berhak :

  1. Menuntut pencaharian dengan jalan sengaja mengadakan atau memberi kesempatan untuk main judi, atau sengaja turut campur dalam perusahaan main judi.
  2. Sengaja mengadakan atau memberi kesempatan untuk main judi kepada umum, atau sengaja turut campur dalam perusahaan untuk itu, biarpun ada atau tidak ada perjanjiannya atau caranya apa jugapun untuk memakai kesempatan itu.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *