Terkait Dugaan Korupsi Akim Tidak Diproses di Polda Kepri, GMNI Akan Buat Laporan ke KPK

BERLAYARINFO.com – Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) Kepri menilai kepala Kepolisian Daerah Kepri (Kapolda Kepri) tidak ada semangat dalam pemberantasan korupsi karena banyak permasalahan hukum mengenai korupsi di daerah Provinsi Kepri yang tidak diselesaikan.

Ketua DPD GMNI Kepri, Husnul Husin Mahabessy mengungkapkan bahwa masalah kasus akim yang diduga kuat korupsi mengenai pekerjaan proyek Gurindam 12 di kota Tanjungpinang sampai sekarang belum mempunyai titik terang dan terkesan didiamkan.

“Akim dimana secara viral di sejumlah media dan media sosial menayangkan aktivitas ilegal terkait dugaan kegiatan secara ilegal membangun Gurindam 12 dengan menggunakan material ilegal, dan tidak bergeming sama sekali oleh Polda Kepri,‚ÄĚ kata Husnul.

“Padahal itu sudah menjadi pembahasan hangat di kalangan masyarakat kepri, para organisasi kepemudaan dan mahasiswa dan para tokoh masyarakat,” pungkasnya.

Dijelaskan Husnul, Mega Proyek Gurindam 12 menelan anggaran fantastis sebesar Rp 487,9 Miliar dari APBD kepri.

“Kita GMNI sudah terus mendorong supaya ada tindakan dari Polda Kepri sampai hari ini belum ada titik terang oleh karena itu kami hari Senin (21/8/23) akan melaporkan langsung ke Jakarta ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” tegas Husnul.

Husnul berharap dan ingin Kepri terbebas dari korupsi, karena tindakan korupsi merupakan tindakan yang sangat merugikan negara.

“Korupsi mengakibatkan¬†melambatnya pertumbuhan ekonomi negara, menurunnya investasi, dan menyebabkan meningkatnya kemiskinan serta meningkatnya ketimpangan pendapatan. Korupsi juga dapat menurunkan tingkat kebahagiaan masyarakat di suatu negara,” tutup Husnul.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *