Temu Akbar Ikamba kota Batam Bersama Pemerintah,

 

( Fhoto Bersama ).

BERLAYARINFO.COM –  BATAM | Berlokasi  dihotel Golden View lantai 10 Bengkong, Ikatan Keluarga Masyarakat Bangka (Ikamba) Kota Batam menggelar Temu Akbar bersama Wali Kota Batam HM Rudi dan Wakil Gubernur Kepri HJ Marlin Agustina, beserta Pejabat utama dilingkup provinsi dan pemerintah kota yang ada di Pulau Bangka. 

Temu akbar yang di wacanakan oleh Ikamba Kota Batam, dihadiri oleh Sekda Provinsi Bangka Belitung (Babel) Naziarto, Penjabat Wali Kota Pangkalpinang Lusje Anneke Tabalujan, Sekda Kota Pangkalpinang Mie Go, ST. M.Si, dan seluruh Kepala Dinas Kota Pangkalpinang, serta camat se-Pangkalpinang.

Menurut Ketua Ikamba Kota Batam Jupri, pada temu akbar masyarakat Bangka yang ada di Batam, juga diisi kegiatan pengukuhan pengurus Ikamba Kota Batam periode 2021-2026.

Pengukuhan kepengurusan Ikamba Kota Batam sengaja digelar mundur, sebab sebelumnya saat pemilihan kepengurusan, bertepatan dengan pandemi Covid-19 yang tak memungkinkan digelar pengukuhan.

 

“temu akbar ini dihadiri lebih dari 800 masyarakat Bangka yang ada di Batam. Selain temu akbar, dan juga pengukuhan kepengurusan Ikamba Batam,kegiatan ini juga sekaligus memperingati hari jadi Ikamba Kota Batam yang ke 27 tahun.Ikamba Batam sendiri berdiri pada tahun 1996, tepatnya 15 Desember 1996 saat terjadi longsor di Seraya atas,” terang Jupri.

Tak hanya dihadiri masyarakat Bangka yang ada di Batam saja. Temu akbar Ikamba Batam juga dihadiri masyarakat Bangka yang ada di Tanjungpinang dan juga Tanjunguban.

 

(Fhoto: Pemotongan Kue Ulang Tahun)

Di hari jadi Ikamba Kota Batam ke-27 tahun ini, Jupri berharap nantinya baik Pemerintah Kota Batam maupun dari Pemprov Bangka Belitung, akan mampu mewujudkan pembukaan penerbangan rute Batam-Pangkalpinang sebaliknya.

“Selama ini masyarakat Bangka di Batam kalau ingin pulang kampung ke Bangka, jalurnya hanya lewat laut saja. Bisa saja melalui rute penerbangan, namun harus terlebih dahulu transit ke Jakarta, baru ke Pangkalpinang. Untuk penerbangan langsung dari Batam ke Pangkalpinang sekarang ini sudah tak ada lagi, pasca pandemi Covid-19,” terang Jupri.

Sebelum pandemi Covid-19 sendiri, terdapat penerbangan rute Batam-Pangkalpinang sebanyak 2 kali dalam sehari. Namun saat terjadi pandemi Covid-19, rute Batam-Pangkalpinang tak lagi diterbangi maskapai penerbangan dengan alasan jumlah penumpang tak memadai atau sangat sedikit sekali untuk rute penerbangan tersebut.

Tak itu saja. Jupri juga berharap nantinya Pemprov Babel akan mampu mewujudkan pendirian rumah singgah untuk warga Bangka yang tinggal dan hidup di Batam.

Permintaan pendirian rumah singgah di Batam, langsung ditanggapi oleh Sekda Provinsi Babel Naziarto. Menurutnya untuk pendirian rumah singgah sendiri peruntukkannya hanya untuk mahasiswa asal Bangka yang menempuh studi di Batam.

“Sayangnya jumlah masyarakat Bangka yang menempuh pendidikan perguruan tinggi di Batam, jumlahnya masih sedikit sekali. Makanya tidak mungkin kami bisa mendirikan rumah singgah,” terang Naziarto.

Sebagai gantinya, agar apa yang dibutuhkan masyarakat Bangka yang tinggal di Batam bisa disupport Pemprov Babel, Naziarto menegaskan, akan memberikan bantuan lewat sekretariat Ikamba Kota Batam.

Untuk diketahui bahwa masyarakat Bangka yang tinggal di Batam sendiri jumlahnya mencapai 9 ribu lebih.

Turut hadir dalam acara tersebut, Anggota DPD RI, Haripinto Tanuwidjaja, Anggota DPRD provinsi Kepri Asmin patros SH, M.Hum,

Pendiri ikamba yang ikut mendampingi meliputi Djohar Arif, H. Zainal Abidin, Ismanto, Edi Datuk

Writer: Rudi AzharEditor: Rudi Azhar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *