Unit Reskrim Bulang Ungkap Kasus Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan

BERLAYARINFO.com – Batam. Maling Nekat Mencuri Dekat Polsek Bulang, pelaku ditangkap oleh unit Reskrim Polsek Bulang dipimpin Langsung Oleh IPDA Arifin Zebua, S.H.

Kronologi Kejadian :
Pada hari Jum’at tanggal 08 Maret 2024 sekira pukul 08.20 wib, pelapor melihat dari monitor cctv yang berada di warung pelapor bahwa cctv yang terpasang pada kamar mesin / genset dalam keadaan buram. Lalu pelapor membangunkan anaknya yang bernama sdri F Alias Asia untuk melakukan mengecek cctv tersebut. Pada saat pelapor bersama anaknya menuju ke kamar mesin/ genset, melihat sdr. Agus Bani, lalu pelapor berkata “Gus kayaknya kamar mesin dimasuki orang”, selanjutnya sdr, Agus Bani ikut bersama – sama melakukan pengecekan di kamar mesin / genset.

Sesampainya di TKP, melihat dinding kamar mesin / genset ada yang dirusak, cctv telah berputar arah dengan menyorot kearah atap dan setelah dilakukan pengecekan diketahui bahwa ada beberapa barang – barang yang hilang antara lain: 1 ( satu ) buah injection pump, pipa besi bulat sebanyak 8 ( delapan ) batang, 4 ( empat ) buah stang piston terpasang dengan mangkok tangkai piston dan piston, 1 ( satu ) buah stang piston dengan pin piston dan piston namun tanpa mangkok tangkai piston, 1 ( satu ) batang as klep yang terpasang 3 ( tiga ) buah rocker arm ( pelatuk arm ), 1 ( satu ) buah pompa air, 1 ( satu ) buah pulli pompa air, 1 ( satu ) buah pulli crank shaft, 1 ( satu ) buah bantalan / kedudukan injection pump, 1 ( satu ) buah saringan oli, dan 1 ( satu ) ember berisi baut baut berbagai macam jenis untuk keperluan mesin diesel merk Hino D100 sudah tidak adalagi. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 5.000.000 ( lima juta rupiah ).

Kronologi Penangkapan :
Setelah dilakukan penyelidikan, unit Reskrim Polsek Bulang dipimpin Langsung Oleh IPDA Arifin Zebua, S.H. mendapat informasi bahwa barang – barang milik pelapor yang telah hilang karena dicuri telah dijual oleh pelaku kepada inisial saja  si BACO, selanjutnya dari tangan sdr.BACO berhasil didapatkan barang berupa: Pipa besi bulat sebanyak 8 ( delapan ) batang, 3 ( tiga ) buah stang piston lengkap dengan mangkok tangkai piston, 2 ( dua ) buah stang piston tanpa mangkok tangkai piston, 4 ( empat ) buah pin piston, 1 ( satu ) batang as klep yang terpasang 3 ( tiga) buah rocker arm ( pelatuk klep), 1 ( satu ) buah pompa air, 1 ( satu ) buah pulli pompa air, 1 ( satu ) pulli crank shaft, 1        ( satu ) buah bantalan / kedudukan injection pump, 1 ( satu) buah baut saringan oli.

Kemudian dari hasil penyelidikan lebih lanjut didapatkan bahwa yang melakukan tindak pidana Pencurian tersebut berjumlah 3 (tiga) orang atas nama inisial MD, AN dan NDES. Selanjutnya pada hari Kamis tanggal 14 Maret 2024 sekira Pukul 10.30 wib unit Reskrim yang di pimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Bulang Ipda Arifin Zebua,S.H. melakukan Penangkapan terhadap saudara inisial MD  alias Buaya  dan setelah dilakukan interogasi singkat, mengakui bahwa benar telah melakukan tindak pidana Pencurian barang milik Pelapor dan telah dijual kepada inisial BACO dan didalam melakukan Pencurian benar dibantu oleh  sdr.AN dan NDES.
Untuk pelaku yang bernama AN dan NDES masih dalam pencarian. Pasal yang dilanggar yaitu Pasal 363 Ayat (2) dan atau pasal 363 Ayat (1) Ke 3e dan 5e K.U.H.Pidana tutur Kanit Reskrim Polsek Bulang Ipda Arifin Zebua,S.H.

Awak media ini sempat menemui tersangka MD saat diserahkan oleh unit reskrim Polsek Bulang sebagai tahanan di Polresta Barelang. Tersangka MD Mengaku telah melakukan tindak pidana pencurian pada malam hari bersama-sama dengan dua orang teman lainnya inisial AN dan NDES yang memang kedua lainnya tersebut saat ini sedang dalam pencarian. MD menyesali segala perbuatannya, ia berharap agar segera bebas dan bisa kembali dengan keluarga.

Advokat Saferiyusu Hulu, SH, MH. Sebagai PH sedikit Menyayangkan perbuatan TS tersebut karena disangka telah melakukan pencurian secara brutal pada malam hari. Karena memang Pencurian di waktu malam dalam sebuah rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya, yang dilakukan oleh orang yang ada di situ tidak diketahui atau tidak dikehendaki oleh yang berhak diancam hukuman pidana paling lama 7 tahun.

Tetapi kita yakin bahwa APH melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, artinya jika nantinya tersangka MD terbukti bersalah tentunya akan menjalani hukuman setimpal. Namun saat ini Tersangka inisial MD masih status tersangka dan belum tentu bersalah, karena yang dapat menentukan seseorang bersalah adalah hanya Hakim, kita tunggu saja nanti di Pengadilan tutup Advokat Safer Hulu.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *